ATR / BPN Rohul Sosisalisasikan PTSL ke Pelosok

Warga 4 Desa Terisolir di Rokan IV Koto akan Mendapatkan Sertifikat Kepemilikan

127
0
SHARE
Warga 4 Desa Terisolir di Rokan IV Koto akan Mendapatkan Sertifikat Kepemilikan

Sertifikat Tanah dari Program PTSL 2019

PASAR PENGARAIAN, Rohultoday.ID - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pertanahan (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terus berupaya memberikan layanan untuk penerbitan sertifikat untuk Daftar Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL).

Untuk tahun ini, ATR BPN di Rohul telah menargetkan sekitar 17 ribu bidang tanah untuk disertifikasi oleh ATR BPN.

Tidak hanya menargetkan daerah perkotaan, layanan sertifikat tanah masyarakat PTSL juga menargetkan daerah terpencil. Ini sejalan dengan instruksi Presiden Indonesia untuk menekankan ATR / BPN. Hal ini untuk memastikan bahwa semua orang memperoleh sertifikasi tanah mereka untuk memberikan legalitas pada aset dan dapat digunakan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Bahkan, ATR BPN di Kabupaten Rohul melakukan kegiatan penyuluhan dalam program PTSL ke 4 desa, masing-masing di desa Cipang Kanan, desa Cipang Kiri Hilir, desa Cipang Kiri Hulu dan desa Tibawan di Kecamatan Rokan IV Koto.

Baca Juga : Bupati Sukiman meminta Kepala OPD lebih kreatif mencari dana dari APBN

Kepala BPN ATR Rohul, Tarbarita. SiT.MH, Jumat (3/8/2019) mengakui, sebelum Perda provinsi Riau nomor 10 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Riau, 4 desa tersebut berada didaerah paling pinggir di sebelah barat provinsi Riau, berbatasan dengan provinsi Sumatra Barat.

Dimana jarak dari kota ke pusat pemerintahan adalah sekitar 100 km dan memakan waktu hingga 3,5 jam. Buruknya akses ke jalan dalam bentuk jalan tanah (kerikil, batu) dengan topografi pegunungan di desa menambah kurangnya akses internet dan terputusnya layanan telekomunikasi di desa, sehingga menyulitkan masyarakat dapatkan informasi terkait dengan PTSL.

Baca Juga : Jalan Lingkar Rohul jadi Tempat Kencan, Begini Pesan Binmas Polres Rohul

Tarbarita menyatakan bahwa alasan memilih lokasi program 4 PTSL di Kecamatan Rokan IV Koto adalah karena keempat desa tersebut adalah desa terpencil di Kabupaten Rohul dan tidak adanya tanah masyarakat bersertifikat.

"Sehingga kami fokus pada 4 desa di Kecamatan IV Rokan Koto, menjadi desa lengkap PTSL pada 2019, memperkirakan jumlah target lahan (perumahan dan pertanian) yang akan disertifikasi oleh 4.000 bidang," jelas Tarbarita.

Baca Juga : Pengoperasian Layanan Unit Hemodialisa RSUD Rohul Terkendala SDM

Untuk mensukseskan Program PTSL di 4 desa terpencil di Rokan IV Koto, Tarbarita mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk mempercepat kegiatan sertifikasi tanah dalam bentuk PELITA (Pemeliharaan Bumi oleh Pemuda), yang memainkan peran aktif dalam bantuan petugas fisik dan hukum.

Dalam kegiatan penyuluhan PTSL, ATR BPN Rohul bersama dengan kepala desa juga menandatangani fakta integritas untuk memastikan pelaksanaan kegiatan PTSL, dan akan dilakukan dengan benar.

Kemudian, ikut berpartisipasi bersama untuk menjaga kelancaran implementasi PTSL dan tidak memberi masyarakat biaya di luar ketentuan. (Ais)