Home Kesehatan Tingkatkan Pelayanan Pasien Emergency, RSUD Rohul Bentuk Tim Code Blue

Tingkatkan Pelayanan Pasien Emergency, RSUD Rohul Bentuk Tim Code Blue

94
0
SHARE
Tingkatkan Pelayanan Pasien Emergency, RSUD Rohul Bentuk Tim Code Blue

Ilustrasi tim code blue RSUD Rokan Hulu

PASIR PENGARAIAN, Rohultoday.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), saat ini memiliki tim reaksi cepat (code blue) guna melayani pasien gawat darurat (Emergency).

Tim Code Blue RSUD Rohul, dibekali mobil Ambulance Khusus, yang memungkinkan petugas medis lakukan pertolongan kegawat daruratan di dalam mobil. Secara resmi, tim dan Ambulance Code Blue dilaonching sebagai hadiah spesial yang diberikan RSUD Rohul bagi masyarakat Rohul pada Hari Ulang Tahun (HUT)-nya ke 14.

Dikatakan Direktur RSUD Rohul dr. Novil Raykel, keberadaan tim code blue RSUD Rohul, merupakan salah bentuk penegasan komitmen pihak RSUD, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Selain menjadi penegasan komitmen kita dalam peningkatan pelayanan, maka dengan dibentuknya tim Code Blue juga merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi RSUD Rohul, untuk dapat meraih predikat akreditasi dari SNARS," jelas Novil.

Dijelaskan Novil, tim Code Blue RSUD Rohul terdiri dari 35 orang dan terbagi 1 tim Mobile dan 6 ruangan yang ada di RSUD. Setiap ruangan memiliki 5 orang tim code blue, dimana tim Code Blue juga dilengkapi alat komunikasi, yang memudahkan mereka berkomunikasi agar bisa bergerak cepat dalam mengambil tindakan terhadap pasien gawat darurat.

“Ketika ada orang yang terkena serangan jantung misalnya di sekitar RSUD, tim code blue tinggal kontak dengan tim terdekat untuk memberikan pertolongan pertama," jelasnya.

Sebut Novil, tim Code Blue juga dibekali 1 unit ambulance khusus. Berbeda dengan ambulcance biasa, untuk ambulance Code Blue seharga hampir Rp1 miliar milik tersebut, memiliki peralatan medis lengkap yang memungkinkan tenaga medis dapat memberikan tindakan keemerrgensian di dalam mobil ambulance.

"Ambulance Code Blue dibeli melalui dana DAK Kementrian Kesehatan tahun 2017, dan ambulance Code blue tersebut hanya digunakan untuk membawa pasien gawat darurat dari Tempat kejadian ke RSUD dan tidak digunakan untuk rujukan pasien," sebutnya (Ary)