Loading...

Stok Blangko KTP-el di Rohul Mulai Menipis

198
SHARE
Stok Blangko KTP-el di Rohul Mulai Menipis

Proses perekaman KTP el

PASIR PENGARAIAN - Saat ini, stok fisik belangko KTP elektronik (KTP-el) sudah mulai menipis di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Menipisnya blangko KTP-el, karena meningkatnya pelayanan adminduk (administrasi kependudukan) oleh masyarakat, pasca libur dan cuti Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah serta masyarakat yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (Caleg) 2019.

Diakui Kepala Disdukcapil Rohul H Syaiful Bahri SSOs MSi,Jumat, (20/7/2018) sore mengaku, saat ini untuk stok fisik blangko KTP-el hanya masih tersedia 1.445 keping, ditambah 500 keping yang baru saja dijemput dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

“Kini total stok blangko KTP-el 1.995 keping, sementara masyarakat yang sudah melakukan perekaman khususnya yang belum memiliki KTP-el, termasuk siswa yang berusia 17 tahun dan datanya telah tunggal atau tinggal Print Ready Record (PRR) sekitar 2000 lebih,” kata Syaiful Bahri.

Dengan kondisi tersebut, Disdukcapil Rohul ungkap Syaiful Bahri, kini masih kekurangan stok blangko KTP-el. Belum lagi masyarakat yang kini mengajukan perbaikan KTP yang rusak atau perubahan elemen data karena pindah alamat.

“Dengan stok Blangko KTP-el yang sudah menipis dan masih kurang, untuk pelayanan KTP-el kita prioritaskan ke masyarakat yang belum pernah sama sekali mempunyai KTP-el,  atau data adminduknya sudah tunggal (PRR, red). Kemudian bagi masyarakat yang sudah punya KTP-el, namun kondisi rusak atau hilang, tetap dilayani dengan memberikan surat keterangan (Suket) KTP sementara,’’ jelasnya.

Syaiful juga menyebutkan, kini blangko KTP-el dalam proses pengadaan lelang di pusat. Sehingga diperkirakan akhir Agustus 2018 mendatang,  blangko KTP-el sudah tersedia kembali.

“Sementara pelayanan KTP-el kita prioritaskan masyarakat yang datanya sudah tunggal atau PRR. Sehingga bagi masyarakat yang mengurus KTP-el yang rusak atau pindah alamat, maka akan diberikan Suket menjelang tersedianya blangko KTP-el,’’ sebut Syaiful.

Syaiful juga menjelaskan, pihaknya dalam pekan ini sudah menjemput blangko KTP-el ke Kemendagri. Namun jatah yang diberikan ke masing-masing kabupaten/kota se Indonesia hanya 500 keping, ditambah stok blangko KTP-el tersedia yakni 1.445 keping.

“Karena setiap hari fisik KTP-el yang kita cetak mencapai 300 hingga 600 keping, itu semua tergantung jaringan server adminduk. Pelayanan KTP-el yang kita terima khususnya untuk KTP formula yang datanya sudah PRR,’’ sebutnya. (Ary)