Pasar Dangaoe Dangaoe Digital di Pematang Baih Diresmikan Sekda dan Kadisparbud

220
0
SHARE
Pasar Dangaoe Dangaoe Digital di Pematang Baih Diresmikan Sekda dan Kadisparbud

Sekda Abdul Haris, Ketua DWP Nety Herawati, Kadisparbud Yusmar, membayar bentuk koin ke penjual tanjak, usai meresmikan pasar digital

PASIR PENGARAIAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, hadiri Grand Opening Pasar Digital Pasar "Dangaoe-Dangaoe Sabtu (20/4/2019).

Saat pembukaan Pasar Dangaoe-Dangaoe di Lapangan Pematang Baih Pasir Pangaraian, ditandai pemukulan gong oleh Sekda Rohul Abdul Haris, juga hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudaayaan (Disparbud) Rohul Drs. H. Yusmar M.Si.

Selain itu, hadir Pinca Bank BRI Pasirpangaraian, Ketua BAZNas Rohul Armen ZA, perwakilan Polres Rohul, Ketua DWP Hj Nety Herawati, Ketua Pesona Indonesia (GenPI) Rohul Tanti Eka Sari, ribuan masyarakat Rohul, dan diramaikan hiburan musik dari Balai Proco Disparbud Rohul.

Ketua Pelaksana Pasar Dangaoe-Dangaoe, juga Ketua GenPI Rohul Tanti Eka Sari, berterima kasih karena sudah disupport dari berbagai pihak hingga dibukanya pasar digital.

Dia juga berterima atas support Sekda Rohul Abdul Haris, Kepala Disparbud Yusmar, pihak Bank BRI Pasirpangaraian, termasuk pihak Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian yang sudah berikan support kepada GenPI Rohul,  hingga pasar berbasis digital ini resmi digelar dan dibuka.

Menurut Kepala Disparbud Rohul Yusmar, bahwa pasar digital sudah diterapkan di ibukota Jakarta, sebagai pasar modern di sejumlah tempat.

Jelas Yusmar lagi, di pasar digital  masyarakat yang berbelanja tidak menggunakan uang tunai, namun sudah bertransaksi menggunakan koin khusus, dan bisa juga pakai kartu BRIZZI BRI atau uang elektronik.

‎Papar Yusmar, pasar digital sudah diterapkan di Pasar Desa Aliantan Kecamatan Kabun, dan sudah sepantasnya dibuat pasar berbasis digital di tingkat Kabupaten Rokan Hulu yang diprakarsai GenPI Rohul.

Dangaoe-Dangaoe dibuat sehari sebelum pasar tradisional, terbuat dari pelepah kelapa sawit. Ia mengharapkan, pasar digital ini terus berubah "wajah" minimal tiga bulan sekali, sehingga masyarakat merasa terhibur, dan mereka mereka merasa ada wadah yang nantinya diharapkan menjadi tujuan wisata.

‎Mantan Kabag Humas Setdakab Rohul berharap, pasar digital ini buka seterusnya, sebagai penunjang pariwisata di Kabupaten Rohul, termasuk buka secara terus menerus pada bulan suci Ramadhan mendatang.

"Kami bangga dengan GenPI, setiap tiga bulan ada hal-hal baru. Tiga bulan pertama ada Pasar 1000 Durian, dan tiga bulan kemudian ada Pasar Digital ini,"‎ harap Yusmar.

Sekda Abdul Haris, saat membuka Pasar Dangaoe-Dangaoe mengharapkan, setelah resmi grand opening, pasar digital‎ ini menjadi tujuan masyarakat yang hobi berburu kuliner.

‎Abdul Haris juga berterima kasih ke Kepala Disparbud Rohul Yusmar yang telah berbuat banyak untuk sektor pariwisata di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Ucap Sekda, pasar digital ini tentunya akan membangkitkan budaya lama, meski saat ini Indonesia sudah memasuki era 4.0. Meski demikian, sudah saatnya dikembalikan ke alam, yakni bagaimana manusia dan alam bersahabat.

"Kita melihat juga dangau-dangaunya, kalau dulunya dangaunya pakai daun salak, tapi kini pakai daun sawit," kata Sekda.

Menurut Abdul Haris, nantinya akan dilibatkan instansi terkait, sehingga pasar digital di Lapangan Pematang Baih Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah ini menjadi tujuan wisata bagi masyarakat.

Sekda juga berterima kasih kepada GenPI Rohul yang telah giat dalam merealisasikan pasar digital di ibukota Kabupaten Rohul tersebut.

Sekda juga menyarankan Bank BRI Pasirpangaraian bisa membuka pelayanan di pasar digital ini di hari-hari tertentu, sehingga suasana pasar ini semakin semarak.

"Ekonomi bangkit tapi kita harus pintar-pintar dalam membungkusnya, seperti sekarang ini sudah banyak tokok yang berbasis starup," pungkas Sekda Rohul, Abdul Haris.

Malam pertama pembukaan Pasar Dangaoe-Dangaoe di Lapangan Pematang Baih Pasir Pengaraian ini juga diputar film karya anak Rohul.‎