Disdukcapil Rohul Batasi Pencetakan KTP-el

153
0
SHARE
Disdukcapil Rohul Batasi Pencetakan KTP-el

Syaipul Bahri, Kadis Dukcapil Rokan Hulu

Rohultoday.ID - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berlakukan kebijakan terkait pembatasan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronil (KTP-el). 

Kebijakan itu dilakukan, akibat menipisnya stok ribbon (Tinta Print Khusus) penceatak KTP-el di Disdukcapil Rohul.

Hal ini diakui Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri, bahwa pembatasan pencetakan KTP-el, sudah dilakukan sejak awal Agustus lalu. Mulai saat itu, pencetakan fisik KTP-el, hanya diberikan ke masyarakat yang belum pernah memiliki KTP-el.

“Akibat terbatasnya ketrsediaan Ribbon, cetak fisik KTP-el hanya kita layani ke warga yang tidak pernah punya KTP-el. Bagi warga yang mengganti KTP-el, diberikan surat keterangan atau Suket," kata Syaiful Bahri Kepada Wartawan, Selasa (28/8/2018) sore kemarin.

Sebut Syaiful, stock Ribbon di Disdukcpil Rohul tahun 2018 sebenarnya cukup banyak yakni 50 unit per tahunnya, atau mampu mencetak sekitar 25 ribu keping Ktp-el.

Tetapi, kekosongan blanko yang terjadi akhir tahun 2017 lalu, menyebabkan pencetakan KTP-el tahun 2018 membludak, sehingga cukup menguras stock ketersediaan ribbon Disdukcapil Rohul tahun 2018.

“Kemudian, sejak Januari hingga Agustus 2018 ini saja, Disdukcapil sudah mencetak KTP-el 38.873 keping, itupun sudah dibantu dengan sisa ribbon tahun 2017," kata Syaiful. 

Menurut Syaiful, saat ini stock Ribbon yang tersisa hanya tinggal 3 unit atau maksimal mampu mencetak untuk 1.500 keping KTP-el. setelah stock itu habis otomatis pencetakan KTP-el di Rohul terhenti sementara.

“Diperkirakan, stock ribbon itu tidak mampu bertahan hingga akhir tahun nanti, sehingga kita terpaksa batasi pencetakan," ujarnya.

Kemudian, agar tetap dapat melayani pencetakan KTP-El hingga akhir tahun, Disdukcapil rohul terpaksa meminjam ribbon dari disdukcapil Riau dan kabupaten kampar serta memakai ribbon Kartu Indonesia Anak (KIA).

"Kita juga sudah mengajukan anggaran penambahan ribbon di APBD-P 2018,  dan tahun depan kita akan usulkan stok 100 ribbon di APBD tahun 2019," ungkapnya.

Lalu, pemberlakuan kebijakan pembatasan pencetakan KTP-el juga berpengaruh pada peningkatan penerbitan surat keterangan (Suket) yang saat ini sudah capai 3.649 suket. padahal stock blanko KTP-el cukup banyak yakni capai 2.200 keping. (Ais)