Diduga kena Jambret, Guru Bantu di Rambah Hilir Meninggal di RSUD Rohul

348
0
SHARE
Diduga kena Jambret, Guru Bantu di Rambah Hilir Meninggal di RSUD Rohul

Ilustrasi korban penjambretan di Kumu

PASIR PENGARAIAN - Guru bantu wanita di SMA Negeri 3 Rambah Hilir, Umil Khoiri, meninggal dunia di RSUD Rokan Hulu (Rohul), setelah mengalami luka parah karena diduga jadi korban penjambretan.

Wanita berusia 40 tahun warga Desa Muara Musu Kecamatan Rambah Hilir ini diduga jadi korban jambret sepulang dari menyaksikan malam pembukaan MTQ XIX Kabupaten Rohul, Senin (8/4/2019) malam.

Dikatakan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua SIK, M.Si, melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani, dugaan penjambretan dialami korban Umil Khoiri terjadi di jembatan Sungai Kumpai kawasan Makam Raja-raja Rambah, Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir.

Ungkap Iptu Budi, pada Senin sekitar pukul 22.45 Wib, saat itu korban Umil bersama rekannya Basariah, mengendarai sepeda motor Honda BeAT dan keduanya baru saja pulang menyaksikan malam Pembukaan MTQ ke-XIX Kabupaten Rohul 2019.‎

Sebut Iptu Budi, korban Umil ke Pasir Pangaraian untuk menjenguk anaknya yang  jadi peserta MTQ di pemondokan Kecamatan Rambah Hilir. Dimana sebelumnya, korban dikabarkan juga sempat ikut pawai ta'aruf pembukaan MTQ di Jalan Tuanku Tambusai Pasir Putih, Desa Pematang Berangan, dan baru pulang malam hari.

Namun, setiba‎nya di Jembatan Sungai Kampai Desa Rambah, atau dekat Makam Raja-raja Rambah, korban Umil yang dibonceng menyamping tiba-tiba saja terjatuh tersungkus ke aspal dan berteriak minta tolong.

Saat itu kondisi di sekitar lokasi kejadian gelap gulita. Kata Iptu Budi, teman korban Basariah terkejut mengetahui temannya terjatuh dari sepeda motor. Ketika melihat belakang, sebuah sepeda motor terlihat oleh saksi sedang balik kanan ke arah Pasir Pangaraian.

‎"Berdasarkan keterangan saksi, korban berteriak saat terjatuh dari sepeda motor. Diduga korban merupakan korban jambret," sebut Iptu Budi, Selasa (9/4/2019).‎

Bahkan Polisi menduga sementara, korban jadi korban jambret. Karena tas kecil yang dibawa korban, berisi hand phone dan uang tidak ditemukan di lokasi kejadian.

Ipda Budi juga menambahkan, sesuai keterangan saksi ke polisi, saksi tidak tahu persis jenis sepeda motor dan ciri-ciri pengendara sepeda motor yang balik kanan tersebut, karena kondisi jalan sepi dan gelap.‎

Setelah ditolong oleh warga‎, korban Umil bahkan sempat dibawa ke RSUD Rohul namun nyawanya tidak tertolong, karena mengalami luka-luka yang serius.‎

“Kini kita sedang melakukan penyelidikan," jelas Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani.‎(Fjr)