Loading...

Bupati Rohul : Perempuan Miliki Peran Penting dalam Pemilu

92
SHARE
Bupati Rohul : Perempuan Miliki Peran Penting dalam Pemilu

Ilustrasi Pemilu 2019

PASAR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, membuka sosialisasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan anggota legislatif untuk para pemilih perempuan di kabupaten Rohul.

Kegiatan yang dilakukan oleh Kesbangpol Rohul dan TP PKK Rohul dilakukan di Islamic Convention Center pada 9/4/2019, dihadiri oleh Ketua TP PKK Rohul, Hj Peni Herawati, Kepala Kesbangpol Rohul, Musri.

Bupati Rohul, H. Sukiman mengatakan, pada saat membuka kegiatan sosialisasi, pemilihan umum (Pemilihan) Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif akan segera diadakan pada 17 April 2019 mendatang.

Masyarakat diharapkan untuk menyalurkan hak suaranya pada 17 April 2019 mendatang di TPS yang telah disiapkan oleh KPU.

Sebut bupati lagi, perhelatan ini pasti akan memiliki pemilih perempuan dan laki-laki, untuk alasan ini peran perempuan dalam keberhasilan pemilu pada 17 April 2019 sangat besar.

Bupati Sukiman juga berharap bahwa pada 17 April 2019, para perempuan Rohul dapat menyalurkan hak pilihnya ke tempat-tempat pemungutan suara yang telah disediakan, sehingga pemilihan di Rohul dapat berhasil.

"Jadi, bagi para ibu, butuh sekitar 10 menit untuk menyalurkan hak pilihnya, jangan sampai Golput, suara perempuan juga menentukan arah pembangunan," katanya.

Ketua TP PKK Rohul, Hj Peni Herawati, mengungkapkan bahwa para pemilih perempuan di Rohul sangat menentukan dalam pemilu 17 April 2019 nanti.

Hj Peni mengatakan bahwa suara perempuan bahkan mewakili sekitar 46 persen pemilih di Rohul, tentu saja itu sangat berpengaruh dalam proses pemilu kedepan.

"Saya pesankan para wanita di Rohul untuk mengambil waktu sejenak untuk menyalurkan hak pilih mereka pada 17 April nanti," tambahnya.

Kepala Kesbangpol Rohul, Musri, mengakui bahwa kegiatan yang dilakukan dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada perempuan, bahwa penyaluran hak suara dalam pemilu sangat penting.

"Kami berharap bahwa melalui kegiatanyang diikuti anggota PKK di setiap desa ini, mereka dapat memberikan pemahaman kepada perempuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilihan mendatang pada 17 April 2019, bukan Golput," katanya. (Fjr)