Home Peristiwa 369 Personel Yonko 462 Paskhas AU Jungar di Bandara Tuanku Tambusai Rohul

369 Personel Yonko 462 Paskhas AU Jungar di Bandara Tuanku Tambusai Rohul

91
0
SHARE
369 Personel Yonko 462 Paskhas AU Jungar di Bandara Tuanku Tambusai Rohul

Latihan Jungar Statistik dan Free Fall Yonko 462 Paskhas AU Pekanbaru. @paskhas.mil.id

PASIR PENGARAIAN, Rohultoday.ID  - Ribuan masyarakat Rokan Hulu (Rohul) antusias saksikan latihan Penerjunan Penyegaran (Jungar) statik dan free fall, yang diikuti 369 personel Bataliyon Komando (Yonko) 362 Paskhas TNI Angkatan Udara (AU) Pekanbaru, di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, Minggu (3/2/2019).

Kegiatan Jungar Statik dan Free Fall Yonko 462 Paskhas AU‎ Pekanbaru tahun 2019 dengan tema Profesional, Militan dan Inovatif, disaksikan Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y. SE, M,tr (Han), diwakili‎ Kepala Seksi Evaluasi Keselamatan Kerja Mako TNI AU Korps Parkhas Bandung Letkol Pas Khairul Arifin.

Dalam latihan personel Yonko 362 Paskhas AU Pekanbaru, juga disaksikan Bupati Rohul H. Sukiman, Sekretaris Daerah Rohul H. Abdul Haris Lubis S. Sos, M. Si, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati, para pejabat di Lingkungan Pemkab Rohul, sejumlah Camat, serta ribuan masyarakat dari berbagai daerah.

Dikatakan Kasi Evaluasi Keselamatan Kerja Mako TNI AU Korps Parkhas Bandung, Letkol Pas K. Arifin, kegiatan Jungar merupakan latihan penyegaran digelar setahun sekali TNI AU, merefresh kemampuan anggota.

"Kita prajurit sudah dibiayai oleh rakyat, gaji kita dari rakyat, Alutsista kita dari rakyat namun jangan sampai mereka tidak profesional," tegas Letkol Pas K. Arifin, usai Jungar di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian.

“Kita dapat melihat keprofesionalan para prajurit TNI AU, yang terjun dengan berani, terjun dengan menerima risiko‎, dengan apa yang telah dijanjikan kepada mereka untuk menjaga NKRI ini," sebutnya.

Arifin juga menjelaskan, ke 369 personel Paskhas TNI AU Pekanbaru hanya satu hari untuk terjun siang dengan tiga sorte‎ dimulai Sabtu pagi. Setiap sorte dibagi tiga run (penerjunan). Setelah terjun siang di Bandara Tuanku Tambusai, Senin (4/2/2019‎) malam besok, 369 personel juga akan melanjutkan terjun malam di Bandara SSK II Pekanbaru.

“Dinarapkan prajurit TNI, khususnya 462 Paskhas bisa menyandang gelar komando, siap melaksanakan tugas sampai kemanapun untuk menjaga NKRI, sejengkal tanah pun tidak ada yang dikuasai oleh rakyat asing," ungkap Letkol Pas K. Arifin.

Tujuan penerjunan Jungar statik dan free fall, ungkap Arifin, adalah melatih prajurit TNI AU bagaimana memasuki daerah musuh dari udara‎ bila dari jalur darat atau laut terkendala.

Pada Jungar di Bandara Tuanku Tambusai, Arifin mengajak minat masyarakat Rohul, terutama para kawula muda untuk ikut menjadi pembela tanah air yakni menjadi anggota TNI, terutama anggota Korps Paskhas TNI AU.‎

Kemudian Arifin menilai, bahwa Bandara Tuanku Tambusai sangat potensial karena masyarakat sangat membutuhkan pergerakan dan kecepatan‎ melalui udara, seperti untuk urusan cepat atau mendadak.‎

"Besar harapan kami, agar Bandara Tuanku Tambusai bisa aktif, sesuai harapan masyarakat seluruhnya," ujarnya.

Kegtika ditanya apakah TNI AU punya rencana latihan lagi di Bandara Tuanku Tambusai, Letkol Pas K. Arifin mengatakan, bahwa kemungkinan pihaknya akan latihan lagi tahun depan di bandara ini, selama ada dukungan dari Pemkab Rohul, terutama Bupati Rohul.

“Kita akan berusaha, apabila kerjasama kita dengan bapak Bupati dengan pemerintah daerah, kalau mereka harapkan kita disini, kita akan programkan latihan disini," pungkas Letkol Pas K. Arifin.‎

Sedangkan diakui ‎Bupati Rohul H. Sukiman, sangat bersyukur dengan adanya latihan Jungar di Bandara Tuanku Tambusai berjalan tertib dan aman. Juga mengucapkan terima kasih kepada Paskhas TNI AU , yang sudah menggunakan bandara ini sebagai lokasi latihan dan kegiatan lainnya.

“Atasnama Bupati dan masyarakat Rohul kita berterima kasih dan bangga, dengana adanya latihan hari ini yang dilakukan prajurit kita. Karena tugas ini sangat berat, apalagi latihan tentara itu minimal cedera kaki atau tangan, dan kalau kurang bernasib kita pulang tinggal nama," jelas pria yang pernah menjabat Dandim di Kabupaten Indragiri Hilir.

"Mudah-mudahan seluruh personel kembali ke Bataliyon dalam keadaan aman dan selamat. Masyarakat kita mendoakan, karena TNI dan masyarakat seperti air dan ikan, tidak bisa terpisahkan," kata Bupati.

Kemudian, Bupati Sukiman juga mengajak anak-anak di Kabupaten Rohul, untuk ikut membela negara yakni dengan bergabung dengan TNI, terutama anggota Korps Paskhas TNI AU. (Fjr)